Perjalanan panjang 58 jam dengan mobil dari San Francisco menuju lokasi MUKERWIL 2008, Waller, Texas, membuat kenangan tersendiri bagi penulis. Kader-kader Partai Keadilan Sejahtera berjumlah sekitar 80 orang yang datang dari pantai timur sampai pantai barat berkumpul di Waller, Texas. State yang paling timur datang dari Vermont dan yang paling barat datang dari San Francisco, Bay Area.
Acara MUKERWIL tahunan yang dilaksanakan dari tanggal 23 Desember ini dihadiri puluhan kandidat master dan doktor, serta para pakar dari berbagai bidang. Para pakar yang ahli dalam bidang komputer, security, biotek, geofisika dan ekonomi ini berdatangan menempuh jalur darat dan udara. Jalur darat ditempuh dengan berkenderaan dengan tempuh langsung paling panjang adalah 27 jam berkendaraan non stop, atau dengan jarak sekitar 2961 kilometer. Penulis menempuh perjalanan total sekitar 58 jam dari arah pantai barat Amerika, San Francisco. Perjalanan yang panjang serta cuaca yang tidak mendukung di tengah jalan, membuat penulis harus menginap dua kali di motel-motel "jalanan".
Seperti halnya ciri khas para kader PKS, istri dan anak-anak pun tidak ketinggalan, ikut serta meramaikan kegiatan ini. Semua unsur keluarga dilibatkan dalam acara ini, sehingga diharapkan ketika mereka besar kelak, mereka akan ikut serta berperan aktif dalam perjuangan dakwah yang berat dan panjang ini.
Link berikut ini adalah contoh Balot untuk Pemilu 2009 Dapil Luar Negeri. Jumlah halaman dalam document ini adalah lima halaman. Caleg PKS ada di halaman pertama paling kanan.
The vision of Indonesia desired by the Prosperous Justice Party is to establish a prosperous, just and dignified civil society
A civil society is an advanced civilization which is grounded on the values, norms, laws, faith-based morality; plurality; openmindedness and democracy; and collaboration in maintaining the sovereignty of a country. The true meaning of civil society must be translated within the current context of Indonesian society bounded by Ukhuwwah Islamiyyah (Islamic ties), Ukhuwwah Wathaniyyah (nation ties), and Ukhuwwah Basyariyyah (humanity ties) in the frame of the unitary state of the Republic of Indonesia.
Justice is a condition in which the entity and quality of life in political, economic, law and civic development is proportionately held. It is a moderate stance, refraining from any kind of extremes.
Prosperity requires the fulfillment of physical and psychological human needs, so that human could serve as the slave and the caliph of Allah (God). They manage to balance the need and the source of its fulfillment. Prosperity in its truest meaning is the life balance (tawazun) resulted from human’s capacity to meet their basic needs of all dimensions (spirit, mind, and body).
Dignity demands Indonesia to position itself equally with other countries in the world. A dignified country is a country that is able to elegantly present itself in a social, political and cultural life, thus will earn respect from other countries. Dignity emerges from good morality, character, mentality, and work ethic, and accumulates in the integrity of personality and manifests in the form of the productivity and creativity.